SOP KAKI KAMBING

dengkil

salah satu makanan favorit saya..sebenarnya tidak beda dengan sop kaki lainnya..yang membedakan hanyalah saya bisa  makan gratis disini karena ini makanan yang dijual di rumah makan ibu saya sendiri..he..he..namanya Rumah Makan RAOS.. terletak di Sebelah Selatan Pasar Pangkah kab. Tegal Jateng..

memasak sop ini gampang gampang susah..dibilang gampang karena sama dengan mengolah sop pada umumnya, yang susah adalah mengolah kaki kambingnya agar empuk dan enak dimakan. biasanya kaki kambing di”brangas” dulu istilahnya yaitu dibakar agar bulu bulunya hilang baru dipotong potong sesuai selera kemudian direbus kurang lebih 5 jam. kalo salah rebus akan menghasilkan daging yang pahit dan tidak enak dimakan. biasanya direbus per 2,5 jam terus ganti air lagi baru rebus lagi 2,5 jam..kata orang kuah rebusan pertama sangat bagus buat obat kuat maklum lemak di kuahnya sangat banyak.

kalo anda berkunjung ke Tegal tidak ada salahnya mampir untuk memcicipi dijamin anda tidak akan kecewa. bukannya promosi (tapi sebenernya promosi sih) banyak orang orang Jakarta pas mudik sengaja mampir ke RM ibu saya sengaja untuk makan Sop Kaki Kambing karena rasanya benar benar beda dengan di Jakarta..

By jakapantura Posted in Kuliner Tagged

RUJAK TEPLAK

rujak-teplak2ini adalah salah satu makanan khas orang Tegal. enaknya dimakan pagi hari sebagai lauk sarapan pagi ditambah dengan tahu aci..wuihh bener bener sedapp..bahan dasarnya sangat sederhana yaitu sayur mayur seperti kangkung, daun pepaya, mentimun, pare, kol, tauge..atau  dapat ditambahkan sayuran sesuai selera. yang khas adalah sambalnya karena sambalnya dibuat dari singkong yang telah dihaluskan trus dicampur dengan adonan cabe..saya gak tau detailnya soalnya gak pernah liat cara bikin sambalnya..

inilah makanan favorit saya kalo lagi mudik..biasanya saya beli di depan Toko Busana Indah Putra. penjualnya biasa mangkal disitu dari jam 10 pagi sampe jam 2 siang karena jam segitu dagangannya sudah habis.disitu kualitas sayurannya lumayan bagus dibandingkan penjual lain..konon katanya makanan ini tercipta karena banyak pedagang sayuran yang membuang sayuran yang tidak layak jual kemudian diambil oleh orang tidak mampu kemudian sayuran tersebut dicuci lagi dan diolah lagi agar enak dimakan dan jadilah…kalo denger cerita ini tentu orang akan jijik makannya..budhe saya aja gak mau makan  soalnya sudah terdoktrin cerita ini. gak tau deh bener apa nggak yang penting yang saya makan sayurannya bagus2 dan udah bersih..kalo mikiran dari mana memperolehnya malah gak jadi makan enak..ntar gak ada orang mau makan lele juga soalnya tau sendiri kan hobinya lele makan apa.he..he..

kenapa dinamakan rujak teplak ya? saya juga kurang jelas, mungkin pada waktu mencampurkan sambal ke dalam sayuran seperti disentakan sehingga terdengar bunyi teplak..kaya orang ditampar sehingga jadilah namanya RUJAK TEPLAKrujak-teplak

Sate Tegal

sateini adalah makanan khas warga tegal..kenapa saya katakan khas karena sate ini bukan seperti sate pada umumnya. walaupun bahan dasarnya sama yaitu kambing tapi sate tegal lebih spesifik lagi yaitu dengan kambing muda bahkan kalu bisa yang umurnya dibawah lima bulan atau dikenal Balibul. bahkan sekarang di tegalnya berkembang Batibul Yaitu sate kambing usia dibawah tiga bulan. kebanyakan orang Jakarta makan sate kambing tanpa memperhatikan usia kambingnya sehingga ada yang alot bahkan daging kambing biasanya sudah dieskan.

jika anda berkunjung ke Tegal anda akan kaget ternyata ragam sate kambing sangat banyak. mulai dari sate kambing muda, sate Balibul, Sate Batibul, dsb. bahkan ada warung sate yang memelihara sendiri kambingnya dengan maksud agar makanan kambing dapat diberi sendiri sehingga pas saatnya dipotong akan berbeda rasanya dengan kambing lain yang dipelihara seadanya. dan yang menarik adalah daging kambing yang disediakan adalah daging yang masih segar bukan daging yang sudah dies seperti di jakarta pada umunya..untuk urusan sate kambing orang Tegal sangat peka lidahnya.

kalau anda penasaran dan tidak percaya silahkan berkunjung ke Tegal..saya jamin anda akan merasakan perbedaan yang besar jika makan Sate Tegal dibandingkan sate kambing di Jakarta.