Review Mediabetea dan Gula Darah Saya

Sudah hampir 3 bulan ini saya mengkonsumsi jamu Mediabetea. secara progres kecenderungan gula darah saya menurun. walaupun di beberapa waktu ada yang fluktuatif namun masih di bawah 200 mg/dl untuk gula sewaktunya.

review-gula-darahchart-gula-sewaktu

Saya sengaja memasang nilai rujukan <140 mg/dl untuk memotivasi saya agar lebih berusaha berada di bawah nilai itu. meskipun nilai rujukan untuk gula sewaktu dipasang di angka < 200 mg/dl. namun harus diingat nilai 141-199 mg/dl adalah kondisi pre diabetes.

Pada 2 bulan pertama penurunannya sangat signifikan bahkan di bawah 140 mg/dl, ini dikarenakan pada 2 bulan tersebut saya selalu makan teratur dan porsi nasi sedikit. ngemil pun hanya sedikit saja. semua makanan dimasak tanpa pake gula pasir/gula merah/kecap. meskipun pas lebaran saya makan tanpa pantanagan namun pulang ke Jakarta saya kembali ke pola semula.Gula pasir hanya pagi hari satu sendok teh sesuai anjuran Pak Darwin kiro.

Memasuki bulan ketiga saya mulai memberanikan diri makan banyak. porsi nasi saya tambah. setiap masak istri saya mulai memakai gula pasir, kecap, gula merah sewajarnya. vetsin tidak sama sekali. kalo sabtu minggu pasti saya minta bikin urap atau karedok atau pecel yang tentu saja memakai gula merah. di kantor saya sering makan gado-gado atau bakso sebagai cemilan. biasanya jam 09.30 pagi atau jam 15.30. Bahkan kalo ada gorengan saja ambil juga meskipun satu atau dua buah saja. Gula sewaktu saya ada beberapa saat yang di atas 140 mg/dl namun tetap masih di bawah 200 mg/dl. Gula darah tinggi pada tanggal 16 November ( 162 mg/dl) dikarenakan saya habis pulang dinas luar dari Banjarmasin. disana saya makan apa aja (kebanyakan makanannya manis-manis) saya juga makan burung Punai goreng, sate kijang. olah raga hanya sekali dan mediabetea  saya bikin pake pemanas di kamar hotel.

Menurut saya fase penyembuhan dari Mediabetea ini terbagi :

1. fase diabetes

2. fase pra diabetes

3. fase sembuh

saya sekarang berada di fase pra diabetes artinya fase diabetes sudah saya lalui ( dimana saya masih minum obat dokter dan gula fluktuasinya masih tinggi). saya makan biasa dalam artian masih batas wajar. gula pasir, gula merah, kecap sudah dipake sewajarnya. mudah-mudahan beberapa bulan lagi saya bisa sembuh dari diabetes.

bagi anda yang sedang menggunakan Mediabetea saya berpendapat :

1. jika sudah stabil gula darah anda dan anda masih diet ketat cobalah perlahan lahan menambah porsi anda. tentu saja disesuaikan dengan kebutuhan anda. Bapak Darwin Kiro sendiri mengatakan boleh makan apa saja asal wajar/ sedikit tapi sering. sekali makan paling banyak nasi yang saya makan hanya satu porsi (seperti satu porsi nasi padang) itupun hanya siang hari. malam hari saya nasi saya ganti oatmeal. saya lebih banyak makan sayur/lalapan

2. kalo bisa punyalah glucometer ; bagi anda yang mampu membeli glucometer sebaiknya anda memilikinya. manfaatnya sangat banyak meskipun harga beli pertamanya lumayan mahal namun dibandingkan manfaat yg diperoleh  sangat sepadan. saya sendiri memiliki satu. ini berguna untuk mengontrol gula darah anda terutama setelah anda makan sesuatu yang anda pikir dapat  menaikkan gula darah anda. misalnya setelah makan karedok atau gado-gado 2 jam kemudian saya ukur . 2 jam setelah makan bakso  juga diukur. dari situ bisa dilihat pada makanan apa gula darah akan naikdan seberapa tinggi sehingga porsi atau intensitas makannya bisa dikurangi.

3. olah raga ; ini wajib. Bapak Darwwin sendiri mengatakan percuma minum teh Mediabetea kalo orang tersebut tidak mau berolahraga. saya setiap hari entah itu pagi atau malam hari saya pasti olahraga minimal 30 menit. kalo lagi males pagi saya paksa paling tidak 20 menit trus malam hari saya sambung 10-20 menit.

4. banyak makan sayuran ; setiap hari saya makan satu genggam buncis, beberapa potong wortel sebagai sayuran wajib karena fungsi buncis juga sebagai pengontrol gula darah. ditambah sayuran lain sebagai lalapan. sekarang saya menjadi pecinta sayuran..he..he..

5. cobalah digabung dengan suplemen atau vitamin lain sebagai faktor pendukung. sekarang saya gabung dengan minum habbaatussauda  tiap pagi dua kapsul. mudah mudahan satu sama lain saling membantu.

5. meskipun sudah sembuh tetap jaga pola makan dan olah raga. yang sehat saja bisa kena diabetes apalagi yang sudah kena bisa jadi kumat lagi kalo tidak dijaga. makan tanpa pantangan bukan berarti makan sebanyak-banyaknya. namun makan sesuai kebutuhan. jika pada saat terapi mediabetea anda sudah cocok dengan pola anda maka setelah sembuh pertahankan pola tersebut. hidup sehat lebih berharga. saya sendiri sedang mencari pola makan yang sesuai.

Syukur Alhamdulillah berkat rahmat Allah SWT selama hampir 3 bulan ini kondisi saya semakin membaik. berat badan kini naik 2 kg ( pas kena diabetes berat saya turun 10 kg ternyata dari 65 kg ). saya berharap bagi anda-anda yang menderita diabetes tidak ada salahnya anda mencoba pengobatan alternatif/ dengan herbal disamping pengobatan dokter. sebagai muslim saya percaya tidakada penyakit yang tidak ada obatnya.

14 comments on “Review Mediabetea dan Gula Darah Saya

  1. Pak Jaka,

    Mohon informasi dimana saya bisa beli/mendapatkan Mediabetea di Kota Dumai (tempat tinggal saya) atau sekitarnya (Pekanbaru, Duri), saya ingin mencoba teh tersebut.

    Terima kasih …

  2. Mas jakapantura ,

    kalau boleh tau gula darah puasa nya dan sewaktu berapa? sebelum menkonsumsi mediabetea?

    fyi, gula darah puasa saya 107 dan 2 jam puasa 190

    apakah sudah termasuk diabetes?

  3. untuk gula darah sewaktu saya sebelum kosumsi mediabetea 310 mg/dl. untuk gulal puasanya 181 mg/dl.
    lebih lengkapnya anda bisa lihat di

    https://jakapantura.wordpress.com/2008/10/16/tes-gula-darah-saya/

    kemungkinan sih anda masuk dalam kategori pra diabetes ( gula 2 jam PP anda >140 mg/dl). menurut para ahli untuk memastikan perlu dua kali uji dalam dua kesempatan berbeda. lebih baik mengunjungi dokter spesialis diabetes untuk memastikannya. kondisi pr diabetes bisa berubah menjadi diabetes kalo anda tidak merubah pola hidup dari sekarang. anda harus memperhatikan pola makan anda kurangi karbohidrat terutama karbohidrat simpel seperti gula pasir. kalo anda kegemukan usahakan diet. olahraga harus menjadi bagian dari pola hidup anda.kalo masih pre diabetes bisa sembuh kok tanpa obat2an asal anda bisa menjalani pola hidup sehat.anda bisa baca2 artike lain di blog saya.

    semoga membantu.

  4. Pak Jaka,
    Saya merasakan Gejala Penyakit Diabetes sudah 2 bulan yg lalu, tetapi setelah saya test Gula Darah saya Puasa : 109 mg/dl dan 2 Jam PP : 121 mg/dl. artinya memang belum termasuk dalam kategori Diabetes, tetapi setelah saya konsultasi ke Ahli Pengobatan, diminta untuk cek Hba1c, hasilnya : 6,3 % artinya sudah Borderline. Saya juga merasakan berat badan saya turun selama +- 3 bulan bisa turun 6kg. Saya berinisiatif untuk membeli Teh Mediabetea supaya kondisi saya bisa lebih baik & harapan saya agar badan tidak lemas & berat badan kembali naik, bahkan bisa sembuh dari gejala penyakit ini. Pak Jaka, bagaimana caranya menambah berat badan dengan kondisi seperti ini…? dan apakah rasa lemas nantinya akan bisa dipulihkan kembali…?

    Terima kasih sebelumnya

  5. untuk kondisi pre diabetes menurut hemat saya bapak lebih baik melakukan diet dalam artian bapak harus mulai menjaga kondisi tubuh sehingga tidak menjadi diabetes. konsumsi gula harus dikurangi, cobalah untuk mengatur makan anda. kondisi pre diabetes menurut para ahli bisa sembuh kok asal bapak bisa menjaga pola hidup sehat dan juga olah raga teratur. untuk berat badan kalo memang sudah ideal untuk apa ditambah lagi berat badannya? bapak bisa cari di internet untuk menghitung body mass index. disitu ketahuan anda BB sudah ideal atau kurang atau berlebih.

    kalau bapak mau mengkonsumsi mediabetea sebaiknya konsultasi dulu ke kantor pemasarannya. bapak bisa juga menambah nutrisi untuk kebutuhan tubuh bapak. satahu saya banyak yang berhasil dengan mengkonsumsi ekstrak gamat juga spirulina.

    tapi sekali lagi sebelum mengkonsumsi herbal atau suplemen sebaiknya bapak konsultasikan kepada ahlinya agar sesuai dengan kebutuhan.

    semoga keterangan saya membantu

  6. Terima kasih atas sarannya Pak Jaka, semoga kita semua mendapatkan yang terbaik dariNya. Salam untuk Bapak & Keluarga….

  7. Salut terhadap ide bapak yang membuat tabel gula darah, namun saran saya perlu ditambah satu kolom lagi yaitu sebelum makan, sesudah makan dan dicheck di kolom nilai rujukan dengan demikian kita dapat mengetahui makanan yang kita konsumsi termasuk aktifitas kita sehari-hari. Saya akan coba terapkan pola yang bapak pakai.Saya baru mengetahui mengidap DM sewaktu hari kedua puasa saya merasa lelah dan sulit berbicara,mungkin boleh dikatakan kena stroke ringan. Kemudian pada 4 September 2008 yang lalu dokter menganjurkan ke laboratorium dan pada saat pemeriksaan awal tanggal 4 September 2008 glukosa puasa terukur 481mg/dl. Selanjutnya glukosa 2 jam pp terukur 795 mg/dl.Kolestrol total 249 mg/dl, trigliserid 194 mg/dl.Selanjutnya empat hari setelah berobat saya diminta check ulang dan glukosa puasa 267 mg/dl dan glukosa 2 jam pp 423 mg/dl. Saya selain minum obat dari dokter juga mengkonsumsi teh Mediabetea dan pada tanggal 4 Oktober 2008 melakukan check gula darah dengan sistem hbA1c dan hasilnya 12,1 dengan nilai rujukan < 6,5% tergolong baik.Saya sudah membeli peralatan glucometer dan selalu mencheck gula darah sebelum sarapan biasanya sekitar 134 – 170 mg/dl , kemudian 2 jam setelah makan naik menjadi 194 -220 mg/dl. Selain obat glucovane 500mg/5mg, suplemen chlorophyll dan teh Mediabetea juga saya konsumsi dan tentunya mengurangi minum/makan yang manis2.Berat badan saya turun sekitar 7 kg, masih merokok itu yang sulit saya hentikan walaupun sudah bebagai cara.Mohon saran bagaimana caranya bapak bisa mempertahankan gula darah sampai 140 mg/dl.Atas perhatian dan waktu bapak untuk membalas email saya tak lupa saya ucapkan terima kasih.
    Salam Hormat
    Nurdin.AR, Samarinda, Kaltim (meidin_ar@yahoo.co.id atau ke nurdin5556@gmail.com

  8. terima kasih pak sudah mampir, untuk tes gula puasa dan 2 jam PP saya tidak melakukan rutin setiap hari. saya sudah buat tulisannya di https://jakapantura.wordpress.com/2008/10/16/tes-gula-darah-saya/ . pada awal terkena saya seperti bapak gula darah saya cek setiap hari namun setelah konsultasi dengan dokter saya dan juga pak darwin kiro saya disarankan cek gula darah jangan terlalu sering. karena gula darah kan fluktuatif bisa naik turun dalam waktu cepat. kalo terlalu sering malah kita stress sendiri mikirin gula darah yg turun naik. saya paling cek gula sewaktu seminggu 2 kali. gula puasa dan 2 jam PP dua minggu sekali.

    kalo kadar HbA1c saya pada awal oktober saya tes hasilnya 4,3 dengan nilai rujukan 4-6. .

    kalo cara mempertahankan gula darah saya stabil ya dengan olahraga rutin tiap hari, pola makan sehat, intinya ya hidup sehat gitu pak.untuk minuman manis saya hanya minum teh dengan satu sendok teh gula pasir tiap pagi seperti yang disarankan pak darwin.

    sebagai tambahan dalam mengkonsumsi mediabetea kalo gula darah sudah turun bapak bisa kurangi konsumsi obat dokter. kalo bisa bapak konsultasi dulu dengan dokter untuk seberapa besar obat dokter dikurangi. saya dulu waktu gula darah sudah turun dibawah 200 mg/dl dokter menyarankan untuk konsumsi sehari satu dari biasa sehari 2 kali. kalo sudah normal baru dilepas obatnya.
    saran saya sebaiknya bapak sebaiknya rokoknya berhenti pak. memang sulit tapi harus berusaha. saya dulu disemangati istri dengan cara istri saya hanya bilang ” apa tidak ingin melihat anak2 tumbuh besar?apa tega membiarkan anak tumbuh tanpa bapaknya?”.
    inilah yang menyemangati saya untuk berusaha sembuh dari diabetes.

    terima kasih atas sharingnya saya berharap bapak bisa juga berbagi informasi tentang diabetes dengan ngeblog juga. salam untuk keluarga

  9. bapak saya mohon informasi tentang penjual teh mediabetea, di semarang. trimaksih atas bantuannya

  10. Pak, saat menggunakan mediabetea, obat dari dokter harus tetap diminum atau tidak? kalau iya, diminum bersamaan atau dalam waktu yang berbeda? terimakasih.

  11. @ fian: obat dokter tetep harus diminum pak..nanti setelah gula darah stabil mulai dikurangi pelan-pelan sampai lepas obat dokter…jadi jgn sampe langsung lepas obat dokter…untuk minumnya bisa bersamaan dgn mediabetea atau kalau ragu2 ya selang setengan jam saja..

  12. @mrs: coba anda hubungi kantor pemasaran surabaya: Ruko Gateway Blok E-2 Pepelegi (sebelum Makro) Sidoarjo-jatim Tlp. 031-8540775

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s